LITERASI RELASIONAL BERBASIS 1 KORINTUS 13:4-8 UNTUK PENCEGAHAN TOXIC RELATIONSHIP: PENDIDIKAN KASIH AGAPE SEBAGAI STANDAR HEALTHY RELATIONSHIP PADA PEMUDA KRISTEN
Keywords:
agape love, relational literacy, toxic relationship, 1 Corinthians 13, Christian educationAbstract
The inability of Christian youth to distinguish between healthy relationships and toxic relationships is a major cause of the high rates of intimate partner violence in dating relationships. This research aims to develop a relational literacy education model based on 1 Corinthians 13:4-8 to prevent toxic relationships and promote healthy relationships among Christian youth. The study employs a qualitative methodology using literature review design, collecting and analyzing over 30 academic sources through thematic content analysis. Research findings demonstrate that agape love in 1 Corinthians 13:4-8 provides a clear theological standard for evaluating relational health, characterized by patience, generosity, non-jealousy, and selflessness. The developed relational literacy education model integrates three learning dimensions: (1) theological consciousness and critical evaluation, (2) communication skills and boundary-setting, and (3) emotional-spiritual awareness. This model can be implemented through youth discipleship programs, pre-marital counseling, and support groups within churches. This research contributes theoretically and practically to the development of pastoral counseling and Christian religious education in preventing relational violence among youth.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Ayek, A., & Cinta, Y. (2023). Dampak toxic relationship bagi remaja Kristen dalam berpacaran. GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies, 3(1), 1–11.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Harefa, H. A. (2025). Pacaran Kristen: Perspektif teologi tentang hubungan sehat yang mendorong pertumbuhan rohani di kalangan remaja. Jurnal Igreja, 2(1), 55–80.
Hermanto, Y. P., & Cyntiawati, D. (2024). Prinsip-prinsip pacaran perjanjian Alkitabiah bagi kaum muda Kristen. SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, 13(2), 347–360.
Hoeck, A. (2022). Agápē, touchstone of Saint Paul's ecclesiology: Revisiting 1 Corinthians 11:17-22.33-34; 13:1-8.13. Scripta Fulgentina: revista de teología y humanidades, 32(63), 39–65.
Iplara, K., & Tarigan, P. E. (2025). Memelihara nilai diri remaja: Kajian hermeneutika kontekstual Matius 7:6 dan implikasinya terhadap fenomena toxic relationship. KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 134–149.
Jayani, D. H. (2018). Bullying remaja Indonesia tertinggi di dunia. CNN Indonesia.
Krisdian, E. A., & Subekti, I. (2021). E-book cerita bergambar pencegahan bullying untuk anak usia 9-11 tahun berbasis Alkitab. Aletheia Christian Educators Journal, 2(1), 57–68.
Lewar, M. A. A. (2024). Upaya membangun sikap kasih dalam hidup keluarga Kristiani di era digital. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 2(1), 110–121.
Lumbantoruan, S. P., Sitohang, D., Sitohang, K., Simanjuntak, B., & Damanik, D. (2024). Abiding in the love of Jesus creates friendship historical criticism of John 15:9-17. International Journal of Christian Education and Philosophical Inquiry, 1(3), 14–24.
MacArthur, J. (2008). God's word on homosexuality: The truth about sin and the reality of forgiveness. TMSJ, 19, 153–174.
Makawimbang, A., Tadung, F. P., Andries, A. I. A., Wangka, W., Tatuil, T., Maringka, P. K., & Aomol, A. M. (2024). Implementasi bimbingan pastoral konseling Kristen sebagai panduan anak muda Kristen dalam hal berpacaran. HOSPITALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 44–63.
Sihombing, B., Tobing, M. A., & Nainggolan, A. M. (2022). Implementasi karakter berdasarkan buah Roh ke dalam tema-tema pendidikan agama Kristen dan budi pekerti siswa kelas VII SMP. MAGENANG: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(2), 46–59.
Sihombing, A. R., & Sigalingging, A. N. (2024). Peranan PAK pemuda dalam pengembangan perilaku pacaran Kristiani. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(2), 1260–1271.
Sondakh, F. (2022). Tatapan bijak: Mengembangkan pemahaman terhadap prinsip kasih dalam menyikapi "toxic relationship" di kalangan kaum muda. REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 208–218.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Telaumbanua, A. A. S., Halawa, W., & Situmorang, W. E. (2025). Building holy relationship pemuda Kristen dan pergaulan bebas. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(2), 344–357.
Waruwu, J. (2023). Etika Kristen tentang standar mengasihi berdasarkan 1 Yohanes 4:18-21 dan penerapannya oleh orang percaya di media sosial. Pietas: Jurnal Studi Agama Dan Lintas Budaya, 1(1), 82–98.
Watopa, J. J., & Kasingku, J. D. (2025). Percaya kepada Allah dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental orang muda. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(4), 2031–2043.
Wantoro, J. (2021). Agape sebagai landasan learning live together untuk mengembangkan karakter individu, keluarga, dan masyarakat. Jurnal Excelsior Pendidikan, 2(2), 221–234.




